Selasa, 12 Januari 2016

Sheikh Imran N. Hosein:


Merespon Resolusi DK PBB No.2254 Mengenai SuriahMenurut saya resolusi ini adalah ide yang positif, bahkan brilliant, sebuah kesempatan emas, untuk dialog politik [rekonsiliasi], untuk mengakhiri pertumpahan darah, dan membentuk masa depan Suriah yang bisa diterima oleh semua pihak [elemen masyarakat di Suriah]. 
Mereka yang menolak kesempatan ini, resolusi damai di Suriah akan dikucilkan [citra buruk di mata dunia] dan dikenal oleh orang-orang di seluruh dunia sebagai pihak yang melakukan fasad, atau kezaliman dan kerusakan.
Sekarang adalah saat bagi ulama-ulama Sunni di Suriah, untuk mengajak ulama-ulama Syiah di Suriah, dan juga orang-orang Kristen Orthodox Russia dan golongan-golongan lainnya di Suriah, untuk membuat kesepakatan di antara mereka, dan membawa kesepakatan tersebut, kepada Pemerintah Suriah.Adalah rakyat Suriah yang berhak menentukan masa depan Suriah dan bukan Presiden Turki yang tersesat itu.
Apakah yang harus mereka sepakati dan mereka putuskan/tentukan?
  1. Mereka harus membuat suatu front perlawanan terhadap mereka-mereka yang menghendaki peperangan dan pertumpahan darah di Suriah.
  2. Mereka harus juga mengadopsi posisi permanen Suriah yang berada di pihak yang melakukan perlawanan terhadap penindasan Israel. [Hal ini meneruskan kebijakan Pemerintah Suriah saat ini/Bashar al-Assad, dan Pemerintah Suriah terdahulu, Hafeez al-Assad].
  3. Mereka harus menciptakan sebuah kesepakatan plural [konstitusi] yang mengakomodasi kepentingan Sunni, Syiah, Kristen Orthodox, Kristen Barat [Protestant dan Katholik], dan juga golongan lainnya di Suriah.Para cendekiawan Sunni dan Syiah Suriah, yang berada baik di dalam dan luar negeri, pada saat ini, harus mengambil inisiatif untuk menjangkau cendekiawan Kristen Orthodox Suriah, menciptakan aliansi dan persekutuan diantara mereka, untuk persiapan dialog politik dengan golongan lainnya di Suriah.
  4. Mereka harus menerima keadaan dimana jika bukan karena Russia, Suriah kini akan menjadi seperti Libya. Oleh karena itu, bagaimanapun masa depan Suriah nanti, mereka harus mengakui peranan Russia yang telah menyelamatkan Suriah dari keadaan seperti Libya.

Ketahuilah bahwa tidak akan ada kesepakatan damai di Suriah dengan orang-orang yang menginginkan Suriah untuk menjadi seperti Libya, dan juga mereka-mereka yang menentang masa depan Suriah yang damai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar