Jika dilihat dari perkara mereka di Surah al-Kahfi, maka sebenarnya mereka tidak memutuskan hubungan dengan peradaban itu. Mereka rutin berhubungan dengan kota terdekat. Beli makanan ke kota? Makan adalah rutinitas? Jadi ada hubungan ekonomi antara mereka dengan kota.
Namun, apakah mereka menggunakan sistem yang sama? Jawabannya tidak. Jangan ceritakan perkara kamu? Kalau sistemnya berbeda, bagaimana cara berhubungannya? Ketika berada di kota mereka menggunakan sistem kota dan ketika di "gua" mereka gunakan sistem mereka, dan diantara kedua sistem itu ada sistem peralihan. Uang perak/dirham?
Mereka tidak menyimpan harta dalam bentuk uang kertas, namun emas dan perak, dan ketika berjual beli di kota, mereka gunakan uang kertas. Asset emas dan perak ini mereka sembunyikan. Uang kertas tidak dalam jumlah banyak, karena hanya sebagai media jual beli saja. Mereka tidak melanggar peraturan peradaban.
Dengan demikian mereka mempertahankan kekayaan mereka dari korosi sistem uang kertas, atau dengan kata lain, harta mereka sama seperti jika diukur dengan uang Dollar Amerika bukan mata uang lokal.
Hal seperti tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Apalagi tetap berada di kota. Karena lambat laun pasti akhirnya akan terbawa dengan mereka.
Kami ceritakan kisah mereka kepadamu [Muhammad] dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk; (18:13)
dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri [4] lalu mereka berkata: "Tuhan kami
adalah Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran". (18:14)
Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan [untuk di sembah]. Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang [tentang kepercayaan mereka?] Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah? (18:15)
Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu. [1] (18:16)
Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari itu terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu adalah sebagian dari tanda-tanda [kebesaran] Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya. (17)
Dan kamu mengira mereka itu bangun padahal mereka tidur; dan Kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan [diri] dan tentulah [hati] kamu akan dipenuhi dengan ketakutan terhadap mereka. (18:18)
Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: "Sudah berapa lamakah kamu berada [di sini?]". Mereka menjawab: "Kita berada [di sini] sehari atau setengah hari". Berkata [yang lain lagi]: "Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada [di sini]. Maka suruhlah salah seorang di antara kamu pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah dia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah dia berlaku lemah lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seseorangpun. (18:19)
Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya". (18:20)
Dan demikian [pula] Kami mempertemukan [manusia] dengan mereka, agar manusia itu mengetahui, bahwa janji Allah itu benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya. Ketika orang-orang itu berselisih tentang urusan mereka, [1] orang-orang itu berkata: "Dirikanlah sebuah bangunan di atas [gua] mereka, Tuhan mereka lebih mengetahui tentang mereka". Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata: "Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnya". (18:21)
Nanti [ada orang yang akan] mengatakan [2] [jumlah mereka] adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan [yang lain] mengatakan: "[Jumlah mereka] adalah lima orang yang keenam adalah anjingnya", sebagai terkaan terhadap barang yang ghaib; dan [yang lain lagi] mengatakan: "[Jumlah mereka] tujuh orang, yang kedelapan adalah anjingnya". Katakanlah: "Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui [bilangan] mereka kecuali sedikit". Karena itu janganlah kamu [Muhammad] bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka [pemuda-pemuda itu] kepada seorangpun di antara mereka. (18:22)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar