Selasa, 12 Januari 2016

Rusia dan Flase Flag Barat Eksekusi Sheikh al- Nimr Oleh : Angkoso Nugroho


Jadi para proxy-nya AS di dalam Arab Saudi, Irak, Turki, Iran, dan Bahrain bertingkah harmonis layaknya sebuah orkestra terkait pelaksanaan eksekusi terhadap Sheikh al-Nimr yang dilakukan oleh Mufti Salafi/Takfiri Arab Saudi. Mufti Salafy yang dibentuk di Saudi merupakan Kolom Kelima-nya AS. Kasus serupa juga terjadi di Iran dan sebenarnya juga terjadi di dunia Kristen. Sektarianisme Islam berasal dari London, Washington dan Paris. Terlepas apakah pemerintah mendukung mereka atau tidak, mereka bisa mengambil kendali fungsi pemerintah sebab mereka mengendalikan massa. London, Paris dan Washington membiayai operasi mereka. Beberapa fungsi dari mereka adalah untuk menciptakan permusuhan antara orang-orang yang beragama sama, secara nasional maupun regional. Mereka juga bisa membentuk pasukan milisi agama.

Organisasi sektarian Islam seperti itu miirip dengan LSM, petinggi politik dan partai yang didukung Barat, yang merupakan makhluk terburuk dari semua makhluk yang ada di bumi, yang kerjanya menipu orang-orang. Kita juga melihat penerapan Hegelian Dialetic, manajemen konflik untuk mencapai tujuan geopolitik, dengan cara yang terbaik.

Dalam arti yang lebih luas, kita tahu bahwa Barat menciptakan perang saudara Muslim di Timur Tengah, sebuah perang regional. Beberapa saat setelah pengumuman, ada aksi demonstrasi di Turki. Kedutaan Saudi di Irak di serang dengan roket dan di Iran dijarah oleh massa. Secara bersamaan, berkerumun seperti lebah. Coup de grace diberikan oleh Menlu Saudi al-Jubeir, yang terlihat seperti Lawrence of Arabia, memutuskan hubungan diplomasi dengan Teheran. Kita akan melihat peristiwa serupa dan eskalasi (makin menjadi-jadi) hingga perang pun terjadi, sementara Iran terus menuangkan bensin ke dalam api dan bermain jelek dalam kerumunan dengan media massa-nya.

Rantai peristiwa ini menunjukkan kepada kita bahwa semua negara terganggu dan mungkin membangunkan semua orang di Kremlin, perang regional muncul untuk melenyapkan kehadiran mereka di Suriah. Barat ingin memotong Koridor Udara Rusia di Laut Kaspia, yaitu, Laut Rusia-Kaspia. Bagian barat laut Iran – bagian utara Irak-Suriah, yang mana AFB Rusia di Suriah dan mungkin bom strategis Rusia ada, dengan menduduki wilayah di muara Selat Hormuz, oleh mereka sendiri atau oleh Blok Militer yang lain, yang tidak bersekutu dengan koalisi Rusia dalam membasmi ISIS.

Entah itu Turki atau Arab Saudi yang lebih dulu menguasai Utara Irak. Kamu lihat, Devisi lapis baja telah menguasai Mosul, dan ingin membuka pangkalan militer di Qatar. ISIS-nya Barat telah gagal; Rusia memasang AFB baru di Armenia, tentara Suriah bergerak menuju Aleppo dan Raqqa, Angkatan Udara Rusia membom ISIS dan iinfrastruktur minyak Turki di Suriah, yang berarti kekalahan memalukan bagi AS-NATO atas pencurian minyak dan perampasan tanah di Suriah yang mana Turki memainkan perannya sebagai ‘front man’ mereka.

Konfrontasi dan pemusuhan antara Arab Saudi, Turki dan Iran, juga membuka jalan bagi terciptanya Perang Dunia ke-3. Mengapa ? ada pasukan AS-NATO di Turki, Irak, Bahrain dan USS Harry S. Truman ditempatkan di Hormuz, tepat berada di antara Arab Saudi dan Iran. Rusia yang berada di Suriah dan Armenia. 10.000 armada laut China di Djibouti. China akan kehilangan sumber minyak mereka di Timur Tengah, pukulan telak bagi ekonominya yang kekurangan minyak.

Respons Rusia untuk melenyapkan langkah Barat adalah dengan mempersenjatai orang Kurdi dan membiarkan mereka berbaris menuju Ankara. Rusia memiliki setiap alasan hukum untuk itu. Memberikan orang Kurdi negara mereka dan Moskow akan memperoleh Ankara.

Untuk para Muslim, kamu harus mengerti bahwa perang ini akan menciptakan ejekan terhadap dunia Islam, dalam pandangan masyarakat dunia. “Lihatlah muslim itu, mereka saling membunuh satu sama lain seperti binatang buas!” Mereka telah merubah agama Kristen menjadi perayaan dan festifal di Barat, geraja berubah menjadi Bingo Hall, McDonalds dan Pizza Hut. Kasus serupa sedang dilakukan dalam Islam dengan efek yang lebih besar. Yang bertujuan untuk melenyapkan agama di muka bumi.

Saya rasa ini apa yang Kerry tawarkan kepada Moskow selama kunjungannya. Rusia tidak akan tertipu untuk tidak mencegah perang regional ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar