Kamis, 17 November 2016

Al Maidah: 51



    يٰٓأَيُّهَا    الَّذِينَ    ءَامَنُوا۟    لَا    تَتَّخِذُوا۟    الْيَهُودَ    وَالنَّصٰرَىٰٓ    أَوْلِيَآءَ    ۘ    بَعْضُهُمْ    أَوْلِيَآءُ    بَعْضٍ    ۚ    وَمَن    يَتَوَلَّهُم    مِّنكُمْ    فَإِنَّهُۥ    مِنْهُمْ    ۗ    إِنَّ    اللَّهَ    لَا    يَهْدِى    الْقَوْمَ    الظّٰلِمِينَ    

Al Maidah: 51
Merujuk kepada Yahudi dan Nasrani tertentu, tidak seluruh umat Yahudi dan Nasrani. Jadi Yahudi dan Nasrani dengan persyaratan yang disebutkan dalam ayat tersebut, antara lain;
  1. Institusi, organisasi, dan pemerintahan, yang digawangi orang-orang Yahudi dan Nasrani. Jadi tidak termasuk orang Yahudi atau Nasrani kebanyakan. Ini adalah takwil dari kata "orang-orang" dalam ayat tersebut.
  2. Dimana institusi, organisasi, dan pemerintahan dari Yahudi dan Nasrani tersebut menjalin persekutuan atau hubungan satu sama lain. Dan atau institusi, organisasi, dan pemerintahan non Yahudi dan Nasrani yang dipengaruhi atau dikendalikan oleh institusi, organisasi, dan pemerintahan Yahudi dan Nasrani. Ini adalah takwil dari kalimat, "Barangsiapa dari kamu yang mengikuti mereka".
  3. al-Maidah: 51 telah mengantisipasi datangnya aliansi Yahudi-Nasrani di muka bumi, setelah datangnya Islam di Jazirah Arab, yakni persekutuan Anglo Amerika atau Peradaban Barat di muka bumi, yang ditandai dengan berdirinya Gerakan Zionisme di Perancis yang sepenuhnya di dukung oleh pemerintahan Amerika Serikat dan Eropa.
  4. Contoh dari aliansi tersebut adalah IMF, PBB, NATO, WTO, Bank Dunia, Uni Eropa, ADB, Negara Amerika Serikat, Negara Israel, Negara Inggris, Negara Singapura, dll.

Minggu, 06 November 2016

DEMO AHOK

SOP Revolusi Palsu:
Ini dijalankan setelah upaya kaki tangan institusi politik [Parlemen, Mahkamah Agung, dll] gagal menjatuhkan rejim yang dimaksud.
1. Penyuapan untuk mundur.
2. Ekspos isu korupsi, krisis ekonomi [turunkan harga], dan SARA oleh Media, LSM, Ormas, dan pelajar.
3. Serangan terhadap sistem ekonomi dan moneter.
4. Demonstrasi LSM, Ormas dan pelajar.
5. Perang Sipil, AS mempersenjatai Ormas. Menciptakan milisi bersenjata.
6. Intervensi militer AS dan NATO yang didukung oleh PBB.

Kamis, 03 November 2016

Angkoso Nugroho

Sangsi ekonomi adalah tindakan perang. Dengan melakukannya anda menyatakan perang terhadap negara itu. Oleh karena itu, ketika negara itu menyatakan perang kepadamu, setelah dia melakukan segala upaya untuk menghindari perang, termasuk untuk mundur, untuk hidup tanpa dirimu, menjadi negara swasembada, maka dia berperang untuk mempertahankan dirinya sendiri. Perang menghadapi agresi, adalah perang suci. Jihad di Islam, Visinni Voina [священная война] di Rusia. Tidak, yang dilakukan ISIS adalah agresi bukan Jihad.
Inilah pandangan dari ilmu Hubungan Internasional. Tentu saja Quran yang lebih dulu menyatakannya. Contohnya adalah perang antara Quraish dan Muhammad [saw], telah di mulai ketika Quraish melancarkan sangsi ekonomi kepada Muhammad [saw].
AS melancarkan sangsi ekonomi terhadap Rusia. Dan Rusia telah melakukan segalanya; bernegosiasi dengan Eropa, Asia dan Timur Tengah. Hampir semua menampik Rusia. Rusia bahkan telah mundur dari komunitas dunia, dengan menjadi negara swasembada. AS dan NATO berusaha menghancurkan hal itu dengan menyerang Suriah, sekutu Rusia.
Hal serupa yang merupakan agresi AS antara lain, PD 1, PD2, Vietnam, Serbia [balkanisasi Yugoslavia], Afghanistan, Libya dan Irak.

Angkoso Nugroho

Mereka  memindahkan gunung
Jalur Perdagangan, Deep Sea Port, Bandara Besar dan Rel Kereta Antar Benua.
Salah satu dari implementasi OBOR adalah Tol Laut atau rangkaian Deep Sea Port di Indonesia dan Malaysia yang dibiayai oleh China. Tentu saja proyek ini tidak akan disetujui oleh Barat. Karena merupakan salah satu infrastruktur penting yang menunjang kemampuan ekonomi bangsa itu. Infrastruktur yang menaikkan level ekonomi bangsa itu, yang memungkinkan distribusi komoditas dalam jumlah yang masif. Contoh lain dari infrastruktur semacam itu adalah Airport Besar dan Jalur Rel 

Kereta yang menghubungkan negara satu dan lainnya. Intercontinental railroad. Juga railroad yang menghubungkan satu propinsi dengan propinsi lainnya di dalam satu negara, transnasional railroad.
Menanggapi serangan fifth collumnist Barat di negeri ini, yang mengatakan, investasi Deep Sea Port dan Transnasional Railroad hanya menguntungkan China, dalam hal pengembalian investasi dan juga kontraktor proyek tersebut, maka saya balik bertanya kepada mereka, "Jika memang proyek Deep Sea Port dan Rel Kereta Api Transnasional menguntungkan China dalam hal investasi dan kontraktor proyek, maka silahkan meminta proyek-proyek tersebut untuk dibiayai oleh IMF atau Bank Dunia, niscaya mereka tidak akan memberikannya. Kalau rel di dalam satu kota dan Pelabuhan Kecil mereka akan memberikannya, semacam mainan anak-anak di Disneyland."
Memang benar selama 1000 tahun peradaban Barat menguasai dunia ini, mereka menghisap dan mengkerdilkan ekonomi negara-negara di dunia ini, dengan melarang pembangunan infrastruktur yang meningkatkan tingkat ekonomi suatu bangsa. Tidak ada rel kereta api antar negara dan Deep Sea Port, kecuali di Eropa Barat dan Amerika Utara. Belum lagi sifat riba atau interest dan conditionality yang merupakan relitas "growth" yang selalu mereka dengungkan disana-sini. Tidak ada growth, yang ada adalah ekonomi kerdil.
Di dalam al-Qur'an, Allah mengatakan,
Yang menjadikan bumi untuk kamu sebagai tempat menetap dan Dia membuat jalan-jalan di atas bumi untuk kamu supaya kamu mendapat petunjuk.
Jalan-jalan tersebut adalah jalur perdagangan atau trade routes. Itulah mengapa ayat tersebut ditempatkan di dalam Surat yang berjudul Al-Zukhruf atau perhiasan emas.