Kekayaan sebenarnya dihasilkan oleh proses kerja. Ini kebenaran dari
ekonomi yang diwakili dengan uang benar, uang yang bernilai intrinsik
yang terbuat dari komoditas yang memiliki nilai. Camkan hal ini.
Yang berhak memanen adalah yang menanam. -al Quran
Ekonomi modern menerapkan hal sebaliknya. Uang fiat, uang palsu, uang kertas dan elektronik, meniadakan kebenaran ekonomi. Mereka menciptakan uang tanpa proses kerja, dan sebagai pihak yang mengeluarkan uang mereka menciptakan kekayaan untuk diri mereka dan mengalihkan proses kerja kepada si penerima uang fiat.
Jika uang fiat diciptakan secara terus-menerus dampaknya adalah hukum permintaan dan persedian [pasar bebas dan adil] hilang. Semakin banyak uang fiat diciptakan semakin tinggi harga barang. Realitas dari hal ini adalah pencurian kekayaan/ harta benda pengguna uang fiat. Ini disebut inflasi dan ini adalah penyebab melambatnya ekonomi.
Dilarang mengambil kekayaan atau harta orang lain dengan cara mengurangi nilainya. -al Quran
Apa yang terjadi jika penciptaan uang fiat terus dilakukan tanpa batas. Ada istilah di ekonomi fiskal yaitu batas hutang. Uang fiat yang tadinya bisa beli ayam kini hanya bisa beli kacang goreng? Kehancuran sistem sosial, kehancuran kemanusiaan, kehancuran negara. Itulah yang terjadi di Barat saat ini. Begitu besar, dimana kekayaan satu bola bumipun tidak bisa menanganinya.
Boom Bust, [ditiup lalu meletus] adalah istilah fiskal dimana setelah pemasukan uang fiat ke dalam ekonomi maka sudah pasti masyarakat itu akan mengalami kehancuran. Mereka selalu mengatasinya dengan teror, konflik antar golongan masyarakat [sektarianisme] atau perang antar negara.Mengekspor inflasi ke negara orang. Ini disebut the shock doctrine atau al-Harj, yang membunuh dan yang dibunuh tidak tahu mengapa dia membunuh dan dibunuh. Siklus penderitaan seperti pada haidnya wanita / proses kelahiran [birth pangs]. Pengorbanan manusia untuk para Dewa manusia [Titan]
Sekarang kalian tahu mengapa Ibrahim [as] menghadap Namrud, Musa [as] menghadap Firaun, dan Muhammad [saw] menghadap Abu Sufyan.
Cashless Society - Masyarakat Uang Elektronik - Masa Depan Umat Manusia.
Sekarang mereka akan memaksakan uang elektronik, untuk meniadakan efek inflasi dari uang kertas. Hal itu hanya akan tercapai jika semua barang dan jasa dilakukan oleh pihak mereka. Jadi tidak boleh ada usaha mandiri, usaha perseorangan, atau peniadaan kelas bisnis dari strata sosial, yaitu kelas menengah.
Dunia akan diisi oleh satu persen kelas elit dan 99% kelas budak.
Inilah kenyataan dari TPP, TTIP, TISA, MEA, artificial inteligence dan robotic/otomatisasi produksi, dan DEPOPULASI manusia.
Ekonomi modern menerapkan hal sebaliknya. Uang fiat, uang palsu, uang kertas dan elektronik, meniadakan kebenaran ekonomi. Mereka menciptakan uang tanpa proses kerja, dan sebagai pihak yang mengeluarkan uang mereka menciptakan kekayaan untuk diri mereka dan mengalihkan proses kerja kepada si penerima uang fiat.
Jika uang fiat diciptakan secara terus-menerus dampaknya adalah hukum permintaan dan persedian [pasar bebas dan adil] hilang. Semakin banyak uang fiat diciptakan semakin tinggi harga barang. Realitas dari hal ini adalah pencurian kekayaan/ harta benda pengguna uang fiat. Ini disebut inflasi dan ini adalah penyebab melambatnya ekonomi.
Dilarang mengambil kekayaan atau harta orang lain dengan cara mengurangi nilainya. -al Quran
Apa yang terjadi jika penciptaan uang fiat terus dilakukan tanpa batas. Ada istilah di ekonomi fiskal yaitu batas hutang. Uang fiat yang tadinya bisa beli ayam kini hanya bisa beli kacang goreng? Kehancuran sistem sosial, kehancuran kemanusiaan, kehancuran negara. Itulah yang terjadi di Barat saat ini. Begitu besar, dimana kekayaan satu bola bumipun tidak bisa menanganinya.
Boom Bust, [ditiup lalu meletus] adalah istilah fiskal dimana setelah pemasukan uang fiat ke dalam ekonomi maka sudah pasti masyarakat itu akan mengalami kehancuran. Mereka selalu mengatasinya dengan teror, konflik antar golongan masyarakat [sektarianisme] atau perang antar negara.Mengekspor inflasi ke negara orang. Ini disebut the shock doctrine atau al-Harj, yang membunuh dan yang dibunuh tidak tahu mengapa dia membunuh dan dibunuh. Siklus penderitaan seperti pada haidnya wanita / proses kelahiran [birth pangs]. Pengorbanan manusia untuk para Dewa manusia [Titan]
Sekarang kalian tahu mengapa Ibrahim [as] menghadap Namrud, Musa [as] menghadap Firaun, dan Muhammad [saw] menghadap Abu Sufyan.
Cashless Society - Masyarakat Uang Elektronik - Masa Depan Umat Manusia.
Sekarang mereka akan memaksakan uang elektronik, untuk meniadakan efek inflasi dari uang kertas. Hal itu hanya akan tercapai jika semua barang dan jasa dilakukan oleh pihak mereka. Jadi tidak boleh ada usaha mandiri, usaha perseorangan, atau peniadaan kelas bisnis dari strata sosial, yaitu kelas menengah.
Dunia akan diisi oleh satu persen kelas elit dan 99% kelas budak.
Inilah kenyataan dari TPP, TTIP, TISA, MEA, artificial inteligence dan robotic/otomatisasi produksi, dan DEPOPULASI manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar