Emas Biru (Gas) Sebagai Pelengkap
Para ilmuwan Rusia
mengemukakan teori tentang minyak Abiotic yang menyatakan bahwa minyak
berasal dari proses alami dan bukan dari fosil. Namun, ekstraksi minyak
secara luas/berlebihan akan menguras sumur minyak. Dan dibutuhkan waktu
50-100 tahun untuk proses ketersediaanya kembali. Inilah alasan utama
mengapa peradaban modern sekarang menggunakan gas sebagai pelengkap dari
minyak. Gas juga memiliki keuntungan lainnya; contohnya adalah dalam
proses pengiriman yang lebih cepat karena bisa di salurkan dengan
menggunakan pipa antar benua, meskipun membutuhkan perhatian lebih dalam
tindakan pencegahan. Dalam proses menghasilkan energi, gas juga lebih
efisien dari pada minyak.
Oleh karena itu, saat ini saya
sedang mengamati peristiwa-peristiwa yang berlangsung, perang untuk
menguasai 'tahta dunia' antara BRICS dan Barat di wilayah Eurasia yang
terfokus kepada gas; proses ekstraksinya, distribusinya, dll. Dan Masha
Allah, semuanya terlihat jelas seperti melihat matahari di siang hari.
Dan tentu saja teori 'the Heartland' dari Halford MacKinder didasarkan
pada perkataan Nabi kita, Muhammad [saw] tentang "Gunung Emas Sungai
Eufrat". Dan saat ini diterapkan oleh bapak geopolitik Amerika, Zbigniew
Brzezinski.
Rasulullah (saw) mengatakan: "Kiamat tidak
akan terjadi hingga Sungai Eufrat menyingkap segunung emas, dan semua
orang akan memperebutkannya. Sembilan puluh sembilan dari seratus orang
akan mati, dan setiap orang di antara mereka akan mengatakan bahwa
mungkin ia yang akan selamat (dan memiliki emas). Muslim jangan
menyentuh emas itu." [HR Muslim]
Kemunculan Dhul Qarnain di Jaman Sekarang
Vladimir
Putin dan Patriarch Kirill mengadopsi nilai-nilai religius sebagai
hukum negara di Federasi Rusia. Kita harus memahami bahwa Dhul Qarnain
sebelumnya [adikuasa yang berlandaskan keimanan] telah membangun
penghalang di Kaukasus untuk mencegah Yakjuj dan Makjuj menyebar ke
seluruh dunia. Mereka telah menaklukkan seluruh dunia untuk membangun
tatanan dunia unipolar mereka (belum terjadi, tetapi hampir) dan
sekarang mereka kembali ke tempat di mana mereka telah dilepaskan, tapi
kali ini mereka mencoba untuk masuk ke Kaukasus dan Rusia adalah
hambatan terakhir bagi mereka untuk mencapai impian tatanan dunia
unipolar, dan saat ini Dhul Qarnain, berdiri di belakang penghalang baru
tersebut. Muslim harus memahami bahwa Dhul berarti dua dan Qarnain
berarti tanduk atau waktu, tapi Quran selalu merujuk Qarnain sebagai
waktu. Dan Dzul Qarnain berarti negara adidaya yang berlandaskan
keimanan yang ada di dua waktu/masa, di masa lalu dan saat ini (akhir
jaman).
Vladimir Putin - Dhul Qarnain di Akhir Jaman
QS
Al Kahfi: 83-101 Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang
Dzulqarnain. Katakanlah: ‘Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya.’
(83)
Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya
di (muka) bumi [kekuatan militer dan kekayaan], dan Kami telah
memberikan kepadanya jalan untuk mencapai segala sesuatu. (84)
Maka diapun menempuh suatu jalan. (85)
Hingga
apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat
matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam [Laut Hitam], dan
dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: ‘Hai Dhul Qarnain,
kamu boleh menghukum atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.’ (86)
Berkata
Dhul Qarnain: ‘Adapun orang yang bersalah [Kiev Junta], maka kami kelak
akan menghukumnya, kemudian dia dikembalikan kepada Rabbnya, lalu Dia
menghukumnya dengan hukuman yang mengerikan. (87)
Adapun
orang-orang yang beriman dan beramal soleh [Krimea dan Ukraina Timur],
maka baginya balasan yang terbaik, dan akan kami perintahkan kepadanya
yang mudah dari perintah-perintah kami. (88)
Kemudian dia menempuh jalan (yang lain). (89)
Hingga
apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari [Laut Kaspia] dia
mendapati matahari itu menyinari segolongan umat/kaum yang Kami tidak
menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari
itu [negara-negara dunia ketiga dengan kekayaan minyak dan gas] (90)
Demikianlah
[dia meninggalkan kaum tersebut dan tidak berusaha mengambil minyak dan
gas mereka]. Dan sesungguhnya Kami meliputi segala sesuatu yang ada
padanya. (91)
Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang
lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung
[Kaukasus], dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang
hampir tidak mengerti pembicaraan. (93)
Mereka berkata:
‘Hai Dhul Qarnain, sesungguhnya Yakjuj dan Makjuj [Barat] itu
orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami
memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding
antara kami dan mereka?’ (94)
Dhul Qarnain berkata: ‘Apa
yang telah dikuasakan oleh Rabbku kepadaku adalah lebih baik [kekuatan
militer], maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat)
[industri kemiliteran], agar aku membuatkan dinding antara kamu dan
mereka' (95)
Berikan aku potongan-potongan besi. Hingga
apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu,
berkatalah Dhul Qarnain: ‘Tiuplah (api itu).’ Hingga apabila besi itu
sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: ‘Berilah aku tembaga
(yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu.’ (96)
Maka mereka [Yakjuj dan Makjuj] tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya. (97)
Dhul
Qarnain berkata: ‘Ini [Armada Laut Hitam Rusia di Sevastopol Krimea
yang berfungsi sebagai penghalang] adalah rahmat dari Rabbku, maka
apabila telah datang janji Rabbku [kemunculan Imam Mahdi] Dia akan
menjadikannya hancur luluh; dan janji Rabbku itu adalah benar`. (98)
Dan
pada hari itu Kami akan membiarkan beberapa dari mereka berbaur antara
satu dengan yang lain, dan Terompet akan ditiup [perang termonuklir].
Kemudian Kami akan mengumpulkan mereka bersama-sama [Konstantinopel dan
Suriah]. (99)
Pada hari itu Kami akan tampakan neraka
[perang termonuklir] untuk orang-orang kafir [di simbolkan oleh
munculnya kaum Sodom/LGBT] dengan jelas. (100)
(yaitu)
orang yang mata(hati)nya dalam keadaan tertutup [Barat] dari
memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan mereka tidak sanggup
mendengar [umat beragama yang kebarat-baratan di seluruh dunia]. (101)
Saya
menyatakan bahwa Dhul Qarnain kita saat ini adalah Vladimir Putin,
Presiden Federasi Rusia. Dia telah mencegah Rusia di rusak oleh
peradaban modern Barat dengan nilai-nilai liberalisme yang tidak
berTuhan, membawa Rusia kembali ke pondasi keimanan. Dia telah membuat
perekonomian Rusia meningkat, mempersiapkan dan melakukan modernisasi
militer, keluar dari Barisan Kelima Zionis di Rusia, dan dengan BRICS,
menciptakan tatanan dunia multipolar berdasarkan kesetaraan dan
kesejahteraan bersama.
Saat ini, Angkatan Laut Rusia
memesan 12 Borei Class Strategic Nuclear Submarines [masing-masing
membawa 24 nuklir ICBM] dan sejumlah kapal selam dan kapal perang
lainnya. Industri galangan kapal Rusia tidak bisa memenuhi pesanan dari
Angkatan Laut Rusia yang masih memerlukan 2 pesawat ampibi Class Mistral
dari Perancis. Akan tetapi kapal-kapal ini di tenggelamkan oleh
Perancis atas perintah US. Tentu saja untuk memahami ini kita harus
mengamati peristiwa geopolitik yang terjadi antara Rusia dan Barat
dengan pengamatan lebih dekat dan terus menerus.
Api Neraka di Bagian Akhir Dzul Qarnain dalam Al-Quran
Kami
memahami bahwa konfrontasi antara Rusia dan Barat akan menyebabkan
perang termonuklir atau al-Malhama sesuai dengan nubuwah Ilahi dalam
Al-Quran, QS al-Ruum [Bizantium], dan juga kami ingin memberikan
konfirmasi dari mimpi Sheikh Imran tentang waktu terjadinya al-Malhama
dan tentu saja Allah swt lebih tahu waktu yang tepat.
Baru-baru
ini, kita menyaksikan munculnya Sodom dan Gomora, yaitu; legalisasi
pernikahan LGBT (Lesbian Gay Bisexual Transgender) oleh kongres AS, dan
AS akan memberlakukan Sodom dan Gomora di seluruh dunia. Ini adalah
tanda dari Allah Yang Maha Tinggi dimana waktu terjadinya al-Malhama
sangat dekat sekali, karena hukuman Sodom dan Gomora mirip seperti
senjata termonuklir [ICBM/Inter Continental Ballistic Missile], yaitu,
api neraka jatuh dari langit.
Kedatangan al-Malhama (Armageddon) dan Imam Mahdi
Kami
juga ingin memberikan implikasi dari bagian awal Suratul Ruum, di mana
kondisi strategi lingkungan saat ini mirip dengan yang dulu, yaitu
Perang Persia-Bizantium. Kami ingin menghubungkan kemunculan Raja
Heraclius dari Byzantium dan Nabi Muhammad [saw] dengan munculnya
Vladimir Putin dan Imam al-Mahdi. Tentu saja kami tidak ingin lebih jauh
mengenali Imam al-Mahdi dan waktu kemunculannya, bukan menunjukkan
bahwa kasus yang terakhir akan mirip dengan kasus sebelumnya.
Awal
pergerakan ofensif dari Heraclius terhadap Persia dan permulaan Nabi
Muhammad [saw] Hijrah [eksodus] ke Madinah terjadi pada tahun yang sama.
Juga, saat Heraclius menaklukkan Persia [Ctesiphon] dan waktu Nabi
Muhammad menaklukkan Mekah terjadi pada tahun yang sama. Ketiga,
kelahiran Heraclius dan Nabi [saw] kebetulan sama; Heraclius 5 tahun
lebih tua dari Nabi kita [saw].
Kondisi Strategi Lingkungan Antara Rusia dan Barat
Kami
juga ingin memberikan kesimpulan yang sama tentang bagaimana perang
antara Rusia dan Barat akan berlangsung. Hal ini mirip dengan perang
antara Byzantium dan Persia yang pada kenyataannya adalah Perang Suci
pertama antara orang-orang beriman, yaitu, Kristen Ortodoks dan
orang-orang kafir. Kondisi strategi lingkungannya, pergerakan perang dan
waktunya. Rusia akan menaklukkan Konstantinopel dan muslim dari Turki
akan membantu mereka dari dalam. NATO akan mencoba untuk mengambil
kembali Konstantinopel dari laut dan dari arah barat; Muslim dan Kristen
Ortodoks akan berdampingan mempertahankan kota. Selang beberapa waktu,
di Arab Saudi akan muncul Imam Mahdi. Di saat itu armada Angkatan Laut
Rusia akan maju ke Tanah Suci, sementara Imam Mahdi akan menguasai
Mekkah. Insha Allah.
Kemunculan Rusia dan janjinya dengan
sejarah telah diprediksi di dalam Quran. QS al-Ruum [Bizantium] ayat:
1-7, di mana hari ini, Byzantium adalah Rusia dan Persia adalah kafir
Barat.
Alif. Lam. Mim. (1)
Bizantium telah dikalahkan [oleh Persia] (2)
Di negeri yang terdekat [Yerusalem], dan mereka, setelah kekalahan itu akan menang [Niniveh, Ctesiphon] (3)
Dalam
beberapa (tahun) - kemenangan pertama Bizantium pada waktu Quran
diturunkan dan kemenangan kedua oleh Federasi Rusia di akhir jaman - dan
di hari itu Muslim akan bersukacita (4)
Karena
pertolongan Allah. Dia membantu kemenangan bagi siapa saja yang Dia
kehendaki. Dia adalah Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (5)
Ini adalah janji Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (6)
Mereka hanya mengetahui kehidupan dunia saja, dan lalai dari akhirat. (7)
Dan
orang-orang beriman, orang-orang yang jujur dan tidak arogan, memahami
apa yang terjadi di dunia saat ini dan konsekuensinya di masa depan.
Kami ingin menyarankan ke semua orang untuk berpikir dan berpikir lagi.
Dunia sedang tertidur dan melewatkan kejadian terbesar dalam sejarah
manusia, di mana 99 dari 100 orang akan lenyap. Kita harus segera
bertindak dan mempersiapkan segala sesuatu untuk bertahan hidup dari
Apocalypse ini karena perang melawan kejahatan belum berakhir dengan
adanya Armageddon. Ini adalah kesempatan bagi orang-orang beriman di
seluruh dunia terbebas dari negara-negara sekuler yang telah kehilangan
kontrol atas warganya karena ikut masuk ke dalam jurang peperangan.
Orang-orang beriman akan menggunakan kesempatan ini untuk melepaskan
diri dari majikannya dan menciptakan tatanan dunia multipolar. Dan juga
memberi kesempatan untuk bergabung dalam perang di pihak yang beriman,
yaitu Federasi Rusia, yang akhirnya menghancurkan kejahatan peradaban
barat yang telah memperbudak manusia selama ribuan tahun.
Russia hanya punya satu pangkalan laut yang tidak beku di saat musim dingin, yaitu Sevastopol di Crimea. Markas dari Armada Laut Hitam AL Russia. Proyeksi kekuatan militer guna mendukung kebijakan luar negeri, di antaranya melindungi negara-negara lemah di seluruh dunia, adalah dengan Armada Laut Hitam ini. Armada Laut Hitam ini adalah tembok yang saya maksud. Kapal laut dan kapal selam terbuat dari besi. Dilapis titanium dan tembaga agar tidak karatan. Kapal selam Russia mulai dari tahun 90-an terbuat dari titanium murni tanpa besi. Dan Putin membuat banyak kapal selam. Kelas Borei, Kelas Yassen, Kelas Kilo, Kelas Delta, dll. Putin memesan 12 Kelas Borei, setiap unitnya mengusung 24 rudal bulava antar benua yang berhulu ledak nuklir. Coba bayangkan berapa besar titanium yang digunakan? Dibawah adalah peluncuran Vladimir Monomakh, Kelas Borei, unit yang kedua.
Jika Russia kehilangan Sevastopol sama saja seperti beruang tanpa kepala. Dan Sevastopol di Crimea letaknya di muka tembok Dhul Qarnain yang dulu. Dhul artinya Dua, Qarnain artinya Masa. Sedang sosok Dhul Qarnain sendiri adalah superpower yang beriman, dimana kekuatan yang dimilikinya digunakan untuk menghukum penindas dan melindungi yang tertindas. Jadi superpower yang beriman yang ada di dua masa, satu di masa lalu, dan satu di Akhir Jaman.
Di masa lalu, Yajuj Majuj terletak di dalam/di balikCaucasus dan ingin keluar ke seluruh dunia untuk menyatukan dunia dengan senjata. Tembok [tambalan diantara dua gunung Caucasus] Dhul Qarnain telah menahan mereka. Namun ketika Islam muncul ke dunia tembok itu telah diruntuhkan oleh Allah [swt]. Yajuj Majuj kemudian merangsek ke seluruh penjuru dunia, kolonialisasi Eropa, kemudian ada Imperialisasi [PD2] kemudian saat ini dengan globalisasi. Di saat ini, ketika seluruh dunia hampir saja mereka satukan, muncul Putin dan Russia Baru yang tidak ingin jadi karbon kopi mereka.
Oleh karena itu, Yajuj Majuj kini telah kembali ke lokasi awal ketika mereka keluar dari tembok Dhul Qarnain. Namun kondisi strategisnya berbeda dengan Dhul Qarnain yang dulu. Dhul Qarnain yang sekarang [Putin] berada di balik pegunungan Caucasus. Dan tembok Armada Laut Hitamnya kini yang menjadi tembok tambalan di celah dua gunung Caucasus itu. Yajuj Majuj ingin masuk kesana, membunuh Putin, menghancurkan Russia, sehingga rencana menyatukan dunia di bawah bendera mereka menjadi kenyataan.
Rencana penyatuan dunia di dalam Injil disebut sebagai Menara Babel. Sedangkan tembok Dhul Qarnain terletak di Daryal Gorge Caucasus, di antara Laut Hitam dan Laut Caspia.
Jika melihat kondisi militer saat ini, pagelaran pasukan NATO berada di barat Russia [Ukraina, Polandia, Estonia, Latvia, Lithuania, dll], Caucasus dan ISIS di barat daya Caucasus. Di Utara Russia adalah Kutub Utara, tidak mungkin melakukan invasi darat dari sana. Di sebelah timur laut membeku di musim di dingin, di sebelah selatan ada China dan medannya juga pegunungan. Di sebelah barat ada Sevastopol.
Russia hanya punya satu pangkalan laut yang tidak beku di saat musim dingin, yaitu Sevastopol di Crimea. Markas dari Armada Laut Hitam AL Russia. Proyeksi kekuatan militer guna mendukung kebijakan luar negeri, di antaranya melindungi negara-negara lemah di seluruh dunia, adalah dengan Armada Laut Hitam ini. Armada Laut Hitam ini adalah tembok yang saya maksud. Kapal laut dan kapal selam terbuat dari besi. Dilapis titanium dan tembaga agar tidak karatan. Kapal selam Russia mulai dari tahun 90-an terbuat dari titanium murni tanpa besi. Dan Putin membuat banyak kapal selam. Kelas Borei, Kelas Yassen, Kelas Kilo, Kelas Delta, dll. Putin memesan 12 Kelas Borei, setiap unitnya mengusung 24 rudal bulava antar benua yang berhulu ledak nuklir. Coba bayangkan berapa besar titanium yang digunakan? Dibawah adalah peluncuran Vladimir Monomakh, Kelas Borei, unit yang kedua.
Jika Russia kehilangan Sevastopol sama saja seperti beruang tanpa kepala. Dan Sevastopol di Crimea letaknya di muka tembok Dhul Qarnain yang dulu. Dhul artinya Dua, Qarnain artinya Masa. Sedang sosok Dhul Qarnain sendiri adalah superpower yang beriman, dimana kekuatan yang dimilikinya digunakan untuk menghukum penindas dan melindungi yang tertindas. Jadi superpower yang beriman yang ada di dua masa, satu di masa lalu, dan satu di Akhir Jaman.
Di masa lalu, Yajuj Majuj terletak di dalam/di balikCaucasus dan ingin keluar ke seluruh dunia untuk menyatukan dunia dengan senjata. Tembok [tambalan diantara dua gunung Caucasus] Dhul Qarnain telah menahan mereka. Namun ketika Islam muncul ke dunia tembok itu telah diruntuhkan oleh Allah [swt]. Yajuj Majuj kemudian merangsek ke seluruh penjuru dunia, kolonialisasi Eropa, kemudian ada Imperialisasi [PD2] kemudian saat ini dengan globalisasi. Di saat ini, ketika seluruh dunia hampir saja mereka satukan, muncul Putin dan Russia Baru yang tidak ingin jadi karbon kopi mereka.
Oleh karena itu, Yajuj Majuj kini telah kembali ke lokasi awal ketika mereka keluar dari tembok Dhul Qarnain. Namun kondisi strategisnya berbeda dengan Dhul Qarnain yang dulu. Dhul Qarnain yang sekarang [Putin] berada di balik pegunungan Caucasus. Dan tembok Armada Laut Hitamnya kini yang menjadi tembok tambalan di celah dua gunung Caucasus itu. Yajuj Majuj ingin masuk kesana, membunuh Putin, menghancurkan Russia, sehingga rencana menyatukan dunia di bawah bendera mereka menjadi kenyataan.
Rencana penyatuan dunia di dalam Injil disebut sebagai Menara Babel. Sedangkan tembok Dhul Qarnain terletak di Daryal Gorge Caucasus, di antara Laut Hitam dan Laut Caspia.
Jika melihat kondisi militer saat ini, pagelaran pasukan NATO berada di barat Russia [Ukraina, Polandia, Estonia, Latvia, Lithuania, dll], Caucasus dan ISIS di barat daya Caucasus. Di Utara Russia adalah Kutub Utara, tidak mungkin melakukan invasi darat dari sana. Di sebelah timur laut membeku di musim di dingin, di sebelah selatan ada China dan medannya juga pegunungan. Di sebelah barat ada Sevastopol.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar