Rabu, 27 April 2016

Kondisi dan Situasi 22.04.16 Oleh: Angkoso Nugroho

Seseorang ingin mensabotase perjanjian damai Azerbaijan-Armenia. Rusia [Lavrov] menunjuk Turki sebagai dalangnya. Wall street dan CNN juga ikut mengobarkan propaganda pembantaian rakyat Armenia oleh bangsa Turki. Respon Rusia adalah dengan menyiagakan pasukannya di Kaukasus [Ossetia Selatan].
AS sedang mengumpulkan militernya di Filipina, dengan dalih ISIS di Pasifik [5 pangkalan militer di Filipina]. Jalur perdagangan laut Cina ke Australia, Selandia Baru, dan ASEAN Maritim telah terpotong oleh sebab ini. Korea Selatan, Selandia Baru dan Australia memiliki perjanjian perdagangan dengan Cina, Vietnam dengan Rusia. Negara anggota ASEAN di paksa oleh AS untuk mengabaikan perjanjian perdagangan mereka dengan Cina. Cina merasa keberatan terhadap apa yang telah di lakukan AS. Pemutusan jalur ekonomi ini akan berdampak sistemik, bukan untuk Cina namun partner dagang Cina. Cina sudah memiliki koalisi dagang SCO dan CSTO-Rusia. Rusia sedang membangun pertahanan rudal di Kuril dan mengirimkan armada angkatan laut ke Pasifik untuk melihat penumpukan pasukan AS di Filipina.
Akhirnya Arab Saudi membatalkan syarat-syarat yang mereka berikan tentang pemboikotan minyak yang dipimpin oleh Rusia. Beredar rumor bahwa Rusia, Arab Saudi dan OPEC telah melakukan pertemuan di Moscow.
AS kembali menolak resolusi perjanjian damai di Suriah dan terus mempersenjatai ISIS yang mereka sebut sebagai pemberonak moderat di televisi. Pasukan Suriah yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia sedang bersemangat menuju Aleppo dan Raqqa. Rusia harus memberikan jaminan keamanan di Timur Tengah jika ingin ide pemboikotan minyak ini di setujui oleh negara-negara Arab. Rusia harus mempersenjatai Kurdi Suriah untuk menghancurkan ISIS/Turki.
AS tidak ingin Inggris keluar dari Uni Eropa. Prancis dan Inggris membentuk Pasukan Ekpedisi untuk digelar di luar negeri. Politik dan militer tidak mengatakan hal yang sama? Uni Eropa hanya sekedar koloni AS, tidak lebih dari itu. Armada Laut NATO sedang berpatroli di Aegean, untuk mengamankan Terusan Suez, memblokade negara-negara Arab, atau menutup Bosporus? Ingat, Rusia berada di dalam Suriah.
AS memaksa peningkatan produksi minyak Iran dengan membuka kran rentenir internasional [Zionist]. AS menggunakan Pelabuhan Chabhahar milik India di Iran untuk menyuplai pasukan US-NATO di Afganistan dan Armada Laut AS di Timur Tengah dan Samudera India.
Serbia mengabaikan permintaan Rusia untuk mengirimkan pasukan ke Suriah. Padahal tujuannya adalah untuk membongkar militerisasi Eropa Timur oleh AS. AS melipatgandakan dana untuk garnisun pasukannya di Eropa Timur dan Skandinavia. Latihan perang besar-besaran akan diselengarakan di Polandia. Ilusi keberadaan ISIS di Eropa akan terus dipertahankan oleh Paris dan Brusel sebagai dalih intervensi militer Eropa ke Timur Tengah.

Rabu, 17 Februari 2016

Hadits akhir zaman

Telah bersabda Rasulullah SAW; “Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga kaum Rum turun di kota ‘Amaq (lembah Antioch, Selatan Turki) dan di Dabiq (dekat Aleppo, Syria). Kemudian datanglah suatu pasukan yang menghadang mereka dari Madinah, yang berasal dari penduduk pilihan bumi. Dan ketika mereka sudah berbaris-baris, maka berkatalah orang Rum, Biarkanlah (jangan kalian halangi) antara kami dengan orang-orang yang memisahkan diri dari kami (yang masuk Islam) untuk kami perangi. Maka kaum Muslimin berkata, Demi Allah, kami tidak akan membiarkan kamu memerangi saudara-saudara kami. Dan ketika mereka (Al-Mahdi serta para pengikutnya) telah sampai di Syam, keluarlah Dajjal. Dan ketika mereka sudah bersiap-siap untuk berperang, mereka berbaris dengan rapi. Tiba-tiba, ketika waktu shalat sudah masuk, turunlah Nabi Isa Ibn Maryam a.s.” (HR. Muslim dari Sayidina Abu Hurairah R.A)

Penjelasan :
Pasukan yang menghadang mereka dari Madinah
Medinah tidak bermaksud kota Medinah karena Medinah artinya kota. Medinah dimaksud adalah Damaskus atau tentara yang mempertahankan Damaskus.
Pasukan: Kurdi Suriah [YPG], Russia, Suriah, Muslim dari Mesir, Tunisia, Aljeria, Somalia

Area dari al-Amq ke Dabiq adalah Zona Larangan Terbang AS-NATO. Atau saya sebut medan Aleppo/Armageddon.

berkatalah orang Rum, Biarkanlah (jangan kalian halangi) antara kami dengan orang-orang yang memisahkan diri dari kami (yang masuk Islam) untuk kami perangi.
Ruum: AS-NATO. Tadinya YPG Kurdi Suriah adalah sekutu mereka, kini mereka bergabung ke Russia dan buka kantor diplomasi di Moscow.

Dan ketika mereka (Al-Mahdi serta para pengikutnya) telah sampai di Syam, keluarlah Dajjal. Dan ketika mereka sudah bersiap-siap untuk berperang, mereka berbaris dengan rapi. Tiba-tiba, ketika waktu shalat sudah masuk, turunlah Nabi Isa Ibn Maryam a.s.”
Ini terjadi kemudian, bukan saat peristiwa di atas terjadi.


Seperti terlihat, penjelasan dalam kurung dari sumber Hadist yang saya kutip, salah kaprah.

Angkoso Nugroho 
 

Artikel mengenai Ilmu Akhir Zaman

Angkoso Nugroho

Pertama, saya ingatkan pada kalian, bahwa artikel ini bisa salah jika “kamu/kalian” yang dimaksud di Hadits tersebut tidak mengacu pada orang Arabs saat ini, tapi Muslim yang benar-benar mengikuti Nabi Muhammad saw, pengikut Imam Mahdi.

Rencana Yinon Israel adalah rencana demi Pax Judaica. Rencana ini mendesak panglima perang yang ada di Libya menuju ke Suriah, juga upaya pengendalian Rusia dan Cina. Rencana ini menciptakan proyek tentara bayaran, milisi, dan dibiayai bangsa Arab, dipersenjatai dan dilatih oleh Barat. Petarungnya berasal dari negara Muslim di seluruh dunia dan dikomandoi oleh perwira militer Barat.

Upaya pengendalian Rusia dan Cina mengaacu dalam hal politik, sosial, militer dan ekonomi. Untuk menghancurkan Rusia secara ekonomi, mereka harus menyingkirkan Rusia dari perdagangan minyak dan gas.

Zu Mukhamar said, saya mendengar Rasulullah bersabda :
“Kalian akan membuat Hudna (Perjanjian Gencatan Senjata) dengan Romawi, dan bersama-sama kalian dan mereka akan menginvasi musuh yang (berada) di belakang kalian. Kalian akan menang, mengambil harta rampasan perang, dan kalian akan pergi. Kemudian, kalian akan berkemah di padang rumput yang berbukit. Saat itu salah satu tentara Romawi mendekat (Tentara Muslim), menancapkan salib dan berkata, “Salib telah menang,” salah satu Muslim marah dan mencabut salib. Kemudian Romawi menjebak (menggertak atau menipu) kalian, dan menghimpun (mempersiapkan) demi Malhama (Perang). Mereka menyiapkan tentara untuk melawan kalian dan datang melawan kalian dengan 80 bendera, salah satu bendera diikuti 10.000 (atau 12.000) laki-laki.”
(Ahmad, Abu Daud, dan Ibn Majah)

Ketika Nabi saw menyebut “kalian” sebagai muslim, ini bermaksud ke beberapa kelompok :
1. Keluarga dan Saudara Rasulullah saw
2. Muslim yang mendapat petunjuk
3. Bangsa Arab, keturunan Quraish
4. Muslim secara umum.

Ketika Nabi menyebut Romawi, Rum, ini juga bermaksud ke beberapa kelompok :
1. Keturunan Imperium Romawi Barat, Roma, yang berlandaskan paganisme, saat ini ada di Barat. Eropa Barat dan Amerika Barat.
2. Keturunan Imperium Romawi Timur, Kekaisaran Bizantium, berlandaskann Kristen Ortodox Timur, saat ini ada di Federasi Rusia dan Persaudaraan Slavic nya.

Untuk interpretasi Hadits

Diterbitkan pertama kali di komunitas Islamic Eschatology pada tanggal 10 Oktober 2015

Kemudian, momentum kebenaran tersebut telah datang, dan kita menerima kabar pemulihan hubungan Saudi-Russia yang menandakan pecahnya Aliansi AS-Arab Saudi, dan dengan demikian AS telah kehilangan dominasi petrodollar.

Kesimpulannya

Arab Saudi saat ini beraliansi dengan Russia dan mencampakkan AS. Namun, Ulama Salafi-Wahabi Saudi tetap berada di kubu AS. Militernya berada dalam kendali Monarki

Saat ini ISIS semata-mata Proyek kerjasama AS dengan Turki, Yordania, dan Negara-negara Arab Hormuz seperti, Qatar, UAE, dan sebagainya. Yang bertujuan untuk menyerang Arab Saudi, dan Suriah melalui gerbang depan.

AS telah kehilangan dominasinya dalam pasokan minyak dunia. Imperium dan sekutunya tersebut sedang berada di ambang kehancuran. Pasokan minyaknya menipis. Dengan demikian kampanye “perubahan iklim” dilakukan, untuk mengurangi konsumsi minyak dan gas yang digunakan oleh industri-industri Imperium Barat dan domestik rakyatnya sendiri. Bahan bakar ramah lingkungan seperti biodiesel, panel surya, geo-thermal, dan sebagainya, diberlakukan kepada rakyatnya. Inilah alasan utama mengapa AS-Perancis-Inggris terdorong untuk ikut berperang di Timur Tengah.

Russia tidak hanya melindungi Suriah tapi juga Arab Saudi. Persekutuan Russia-Arab Saudi tersebut sebagai berikut :
1. Aliansi minyak untuk mengembalikan harga pasar minyak dunia.
2. Arab Saudi membeli rudal balistik Iskander milik Rusia dan senjata lainnya.
3. Rusia membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di Arab Saudi.
4. Arab Saudi menginvestasikan 10-15 miliar dolar AS di Bank Rusia.
5. Kedua negara memberikan solusi atas krisis gas di Eropa.
6. Intervensi militer Rusia di Suriah bukan hanya untuk mempertahankan pemerinitahan rezim Bashar al-Assad tapi juga mempertahankan Semenanjung Arab pada umumnya terhadap re-invasi Barat atau sebuah Perang Salib Barat yang baru dimana dengan menggunakan ISIS (Yankee Jihad)

Angkoso Nugroho

Taurat berbahasa Aramaic menyebut Kota Aleppo sebagai Armageddon. Bangsa Kurdi disebut Aram dalam Taurat tersebut. Bangsanya Nabi Ishak [as].
Ketika pasukan Salib menyerbu Damaskus, mereka mencari Taurat tersebut dan merobek halaman yang berisi informasi tersebut.
 

The Levant c. 830 BCE

Jumat, 12 Februari 2016

Geopolitical Sitrep 11.01.15

Oleh : Angkoso Nugroho 
12 Januari 2016

Arab Saudi dan Iran: 

Saya telah membuat artikel tentang hal ini, silahkan dilihat. US telah kalah di Suriah, kemenangan mutlak untuk Rusia, seperti halnya dengan Krimea. Turki dan Iran menginginkan Mekah, perang saudara Muslim di Timur Tengah akan menghapus kemenangan Rusia di Suriah. Perang yang akan menjadi perang regional dan Perang Dunia III. Syrian Democratic Force adalah ISIS babak baru, mereka di pihak US dan NATO SF akan terus menginvasi Suriah. Putin datang ke Tel Aviv untuk mencegah perang ini. Suni dan Syiah berada di bawah kontrol Israel. Sama halnya dengan sekte-sekte agama yang lain. Lembaga keagamaan dan pemerintah adalah hal yang berbeda, Anda harus memahami ini.

Korea Utara - US dan Korea Selatan.
 
Sejak November tahun lalu, fraksi US yang ada di militer Korea Selatan terus memprovokasi Korea Utara dengan alat propaganda suara di perbatasan. Korea Utara menambakinya dengan meriam jarak jauh dan sekarang mereka melakukan pengetesan bomb hidrogen, dan Anda tahu pesan yang ingin di sampaikan. US melakukan hal yang serupa, mengirim bomber nuklir B-52. Meskipun begitu, perang tidak akan terjadi di Timur. Pemerintah Korea Selatan memahami apa yang terjadi dan Putin akan terus menjaga Pyongyang agar tetap tenang dan tidak gegabah. US mengancam untuk mengembalikan Monarki Korea Selatan untuk menggantikan pemerintahan yang sekarang.

Perang Terhadap Pabrik Industri Petrochemical. Pabrik industri petrochemical China meledak beberapa hari yang lalu. Industri petrochemical adalah fondasi dari ekonomi modern, karena ekonomi modern tergantung kepada minyak, bahan bakar, energi, narkoba, garmen, plastik, aspal, herbisida dan lainnya. Sama halnya dengan kasus terdahulu setelah terjadi pengebomam, oleh agen-agen mereka tentunya, bursa saham China hancur. Jika Anda adalah investor, kapanpun pabrik industri meledak, maka bursa saham akan jatuh. Rusia juga di serang, kasus yang sama terjadi saat di St. Petersburg, akhir 2015.

Ammon Bundy di Oregon, saya juga telah menulis artikel tentang ini.

Melihat dari situasi yang terus berkembang, Perang Dunia III akan terjadi kurang dari satu tahun. Perang ini akan membuat kehancuran Turki oleh suku Kurdi, rakyatnya sendiri dan PKK. Dan Rusia akan membantu mereka.

Peringatan Serangan terhadap Libya, NYE, Charlie Hebdo.
US sedang 'mengetuk' Eropa untuk mengirimkan lebih banyak pasukan dan peralatan militer ke Turki dan Iraq. Pusat ISIS bukanlah Raqqa di Suriah, tapi di Kabul dan Tripoli. Dengan menyerang fasilitas oli Libya, US mengurangi suplai minyak ke Eropa. NYE berarti bahwa US mengatakan, "Kamu lihat, saya bisa mempersenjatai para imigran itu!". Pangkalan militer US ada di seluruh Eropa. Ini adalah jebakan dari isu yang sekarang terjadi antara Saudi-Iran yang bisa mengakibatkan Perang Dunia III. Jika Turki ikut terlibat dalam perang ini, maka Barat juga akan ikut terlibat. Sumber minyak terbesar China berasal dari Arab Saudi.

Afghanistan.
 
Taliban sedang meningkatkan serangan ke kota-kota di Afganistan, tentu saja ini adalah dalih untuk NATO meningkatkan jumlah militernya di Afganistan, mengepung Rusia dari selatan. Anda harus memahami ini, Afganistan adalah kunci dari beberapa negara, Rusia, Cina, dan Pakistan berbatasan dengan Afganistan. Russia meminta negara CSTO untuk menutup perbatasan menuju Afganistan. Ada peningkatan militer Rusia dan Negara CSTO di perbatasan utara Afganistan. Lalu, bagaiman cara NATO agar tetap berada di Afganistan? Jawabannya adalah melalui pelabuhan Chabahar India di Iran. India membangun pelabuhan, Iran membangu jalan menuju rute 606 di Afganistan. India mendapatkan minyak murah dari Iran sebagai timbal baliknya. Kemajuan ekonomi India di gunakan untuk meningkatkan kemampuan militer mereka, dimana sekarang beralih ke persenjataan Barat. Dan Anda tahu kelanjutannya. Afghanistan, Pakistan, China dan US sedang rapat di Islamabad sesuai dengan yang kita diskusikan. Tentu saja mereka akan mengatakan Pelabuhan Chabahar hanyalah alasan ekonomi belaka.

Gajah Bodoh dan Keledai Dungu Amerika Serikat dan Anak Sapi Emas Bani Israel


Angkoso Nugroho

Gambar diatas menunjukan tentang Tuhannya rakyat Amerika Serikat, Tuhan Gajah dan Tuhan Keledai, akan tetapi Tuhan-Tuhan ini bukanlah Tuhannya para elit Amerika. Para elit Amerika Serikat memiliki Tuhan lain yang di sembah, yaitu Bintang Daud warna biru di bendera Israel. Tuhannya Firaun adalah Ra, tapi Tuhannya rakyat Mesir kuno adalah Banteng Apis, dan macam-macam Tuhan lainnya, yang mereka ukir dengan tangan-tangan mereka. Memang benar, pemerintahanan Ramses II adalah demokrasi. Demokrasi terpusat yang terkontrol. 

Euphoria kebencian Suni-Syiah: Hegelian Dialectic Barat di dalam Islam 

Ada sebuah hubungan antara Eropa dengan Revolusi Islam di Iran tahun 1979. Kita memuji perjuangan Imam Ayatollah Khameini melawan keberadaan Amerika di Iran, namun kita juga melihat peranan pemerintah Perancis memberikan yang memberikan suaka kepada beliau dan pesawat Boeing 747 Air France Perancis yang mengangkut Imam Khameini menuju Iran. 
 
Pembaca juga harus mengerti peranan pemerintah Inggris untuk menjadikan Ibn Saud sebagai raja di Kerajaan Arab Saudi. Wahabi, atau sekarang yang lebih di kenal dengan Salafy, adalah Islam versi Amerika. Tentu saja saya berbicara tentang pendiriannya, bukan rakyat, akan tetap para Mufti, Imam, Universitas Islam dan pemerintahnya. Ini adalah bentuk implementasi dari "Hegelian Dialectic" untuk tujuan geopolitik. Jika pembaca ingin memahami hal ini dengan lebih baik, maka hal ini 

 Pemerintah Perancis membantu Imam Khameini dalam 
melakukan Revolusi Islam Iran pada Tahun 1979

sama dengan Fasisme terhadap Sosialisme di Eropa, dan juga Sosialisme terhadap Kapitalisme di Pasifik. Hal ini dikarenakan nilai-nilai agama sudah dihilangkan di Eropa Barat dan Amerika Utara, dimana mereka menciptakan ideologi agama semu, lengkap dengan pendeta dan gereja yang dinamakan partai politik. Sebagai tambahan, pembaca mungkin ingin melihat ceramah dari Yuri Bezmenov di Youtube tentang Hegelian Dialectic dan subversi ideologi.

Mengenai Kerajaan Wahabi Arab Saudi dan Pemerintah Syiah Republik Iran, Allah Yang Maha Tinggi telah melarang Muslim untuk melakukan persahabatan dan aliansi dengan orang-orang Yahudi tertentu dan Nasrani tertentu dalam perjuangan Muslim;
 Ibnu Saud dan Rosevelt di atas geladak Kapal Perusak AL AS USS Quinzy dalam perjanjian petrodollar dengan AS.


"Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi [tertentu] dan Nasrani [tertentu] sebagai teman dan pelindungmu, dimana mereka adalah teman dan pelindung satu sama lain [definisi tertentu]. Dan barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi teman dan pelindung, maka orang itu termasuk golongan mereka [kehilangan status Muslimnya]. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim [tidak adil dan menindas]." (QS Al-Maidah: 51) 

Hegelian Dialectic di Dalam al-Qur’an

Georg Wilhelm Friedrich Hegel adalah seorang ahli filsafat abad ke 19 asal Jerman yang merancang dialectic tertentu, atau metode argumen untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dalam mencari kebenaran. Metode datangnya kebenaran berdasarkan pada pertukaran argumen yang masuk akal adalah sistem dari proses berpikir yang masih di gunakan hingga sekarang. Namun demikian al-Qur’an menemukan kelicikan dalam metode itu;

"Dan jika mereka bertemu dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: “Kami telah beriman”. Dan jika mereka kembali kepada setan-setan mereka, mereka mengatakan: “Sesungguhnya kami bersama dengan kalian, kami hanya berpura-pura." (QS Al-Baqarah: 14) 

Menurut pandangan kami, ayat di atas menjelaskan tentang para elit, dalam hal ini adalah Kependetaan Yahudi dimasa Nabi [saw] yang menciptakan "perpecahan" di dalam masyarakat, untuk menipu rakyat. Mereka menciptakan 2 subjek yang saling bertentangan satu sama lain, dan saat rakyat bertikai antara yang satu dengan yang lain, atau bingung dan merasakan ilusi berada di dunia yang lain, mereka mengambil keuntungan dari pertikaian tersebut. Dalam surat An-Naas Allah Yang Maha Tinggi menjelaskan tentang setan yaitu manusia dan jin. Begitu pula surat 
                                                                                        Georg Wilhelm Friedrich Hegel


Al-Baqarah: 14 yang dimaksud setan dalam ayat tersebut adalah manusia. Penguasa yang memiliki kekuatan militer dan ekonomi, yang menciptakan komedi politik demi kepentingan dan keuntungan mereka secara dalam bentuk; politik, ekonomi, sosial, geostrategis, dan lainnya. Komedi yang tragis ini bisa mereka selenggarakan di dalam lingkup nasional, regional maupun global. Sebagai contoh; Rusia dan Ukraina atau anti Rusia, Korea Selatan dan Korea Utara atau anti Korea Selatan, wahabi dan Syiah atau anti Wahabi, Partai Republik dan Partai Demokrat di Amerika Serikat, dan lain sebagainya. 

"Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia [1], Raja manusia [2], Sembahan manusia [3], Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi [4], Yang membisikan kejahatan ke dalam dada manusia [5], Dari golongan jin dan manusia [6]." (QS An-Naas: 1-6) 

Saat ini, orang-orang Yahudi tertentu itu mengontrol sistem keuangan dunia. Mereka memiliki kewenangan untuk mencetak uang, tanpa sepengetahuan rakyat, karena di dalam pikiran rakyat, mereka berada di dunia ghaib! Dunia televisi dan handphone pintar! Para elit dengan kemampuan tadi, bisa menciptakan sekte-sekte apapun yang mereka inginkan. Begitu pula Hegelian Dialectic yang ada di Surah Al-Baqarah, atau Anak Sapi, dalam pemahaman umum disimbolisasikan bahwa rakyat atau umat itu semacam sapi atau binatang ternak bagi para penguasa. Di bagian lain di al-Qur’an, Allah Yang Maha Tinggi merujuk kebodohan manusia seperti binatang ternak, sapi, atau lembu. Oleh karena itu, Surah Al-Baqarah di dalam al-Qur’an adalah Surah yang menjelaskan demokrasi, idiologi, perdebatan tentang arogansi keagamaan dan sekterianisme di depan publik, pemilu, partai, majelis/pertemuan, dan lainnya. Atau perwakilan rakyat yang memberikan ilusi bahwa rakyat memiliki pemerintahan.


Kebanyakan dari jin dan manusia Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam: "Mereka mempunyai hati tapi tidak mengerti, mempunyai mata tapi tidak melihat, dan mempunyai telinga tapi tidak mendengar. Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai (tidak memperdulikan peringatan)." (QS Al-Araaf: 179) 

Para elit Israel pada masa Musa [as] mengambil ide Tuhan Sapi Emas dari Mesir, merujuk kepada Tuhan Banteng Apis Mesir. Tuhan yang di sembah rakyat, tapi tidak di sembah oleh para elit Mesir Kuno, artinya adalah Mesir Kuno pada masa Ramses II, atau Fir’aunnya Musa [as] mengadopsi demokrasi hanya untuk rakyat, bukan untuk para elit dan para elit lah yang mengontrol demokrasi, dimana Fir’aun mengklaim dirinya bukan berasal dari golongan manusia atau Tuhan. Tetapi dia manusia, dan manusia sebatas ternak tidak memahami hal itu.

 
Saat Musa [as] berada di bukit di Gurun Sinai, untuk menerima Taurat, sebagai pedoman, untuk dijadikan pilar dan landasan mengenai apa yang akan di lakukan oleh Banu Israel selanjutnya setelah Exodus/Hijrh, yaitu mendirikan sebuah negara. Orang-orang berkumpul dan kembali menyembah Sapi Emas. Ini adalah bahasa simbolik keagamaan, dimana Sapi adalah bukanlah sekedar patung dari emas, yang telah mereka lakukan adalah berkumpul dan membicarakan panduan mereka sendiri, dan rencana mereka adalah untuk mendirikan sebuah negara. Dan negara yang ada di benak mereka adalah seperti negaranya Ramses II. Dalam konteks tersebut Sapi Emas akan menjadi simbol negara. Dan warna "Sapi" apa yang terbaik [Al-Baqarah]? Tidak, ini adalah perdebatan politik dan Musa as menghancurkannya. Segala pujian diucapkan kepada Allah Yang Maha Tinggi, kini para pembaca dapat mempelajari Surah al-Baqarah dengan metode yang benar. Insha Allah

                                                                                                         Banteng Apis, di atasnya  
        terdapat      bola matahari yang melambangkan
 logika manusia atau hari ini 
disebut sebagai Humanisme.




Jumat, 05 Februari 2016

Menanggapi Media Nasional Mengenai ISIS dan Militer Russia di Suriah



  1. Russia mendapat undangan resmi dari pemerintah Suriah,untuk memerangi ISIS. DPR Russia bermusyawarah untuk memutuskannya. Undangan tersebut ditembuskan pula ke PBB.
  2. Hingga saat ini hanya AU dan AL Russia yang berada di Suriah. Mereka bermarkas di Latakia Suriah. Di sana Russia memiliki Lanal dan Lanud yang disewa Russia sejak jaman Uni Soviet.
  3. Secara hukum internasional militer Russia legal berada di Suriah.
  4. Barat tidak memiliki legalisasi dalam melakukan serangan udara di atas Suriah dan Irak, maupun ijin dari PBB, pemerintah Suriah dan Irak.
  5. Legalisasi mereka dapat dari PBB atas dasar serangan teror ISIS di Paris. Itupun Russia dan China memvetonya di DK PBB.
  6. Saat ini pasukan darat Barat berada di Turki dan Irak. Armada Laut mereka ada di Laut Mediterrania, di lepas pantai Israel. AU Barat dan Turki berada di Jordania, Turki, UEA dan Qatar.
  7. Klaim pemboman penduduk sipil Suriah oleh Russia tidak memiliki bukti, bahkan dari Deplu AS sendiri. Laporan tersebut dibuat LSM/NGO George Soros yang beroperasi di perbatasan Suriah dan Turki.
  8. Media menyorot Russia sebagai agressor dalam pemberitaan mereka, sementara itu, ternyata Baratlah yang menciptakan ISIS untuk mencuri minyak Suriah dan Irak. Dan jika Assad berhasil diturunkan, maka korban selanjutnya adalah Arab Saudi. Hal ini karena Arab Saudi sudah bukan sekutu AS lagi. AS menjatuhkan ekonomi Saudi dengan manipulasi harga minyak mentah dunia. Jika pasokan minyak ISIS kepada Barat terhenti, maka seluruh negara jajahan Barat, bahkan AS dan Eropa akan mengalami kehancuran ekonomi dan sosial, hal ini karena sistem moneter IMF berbasis minyak bumi atau disebut Petrodollar.
  9. Barat telah mendaulat Turki atau kebangkitan Imperium Neo Ottoman untuk menggantikan posisi Arab Saudi sebagai pemimpin Islam, dimana Turki sebagai gantinya menjadi tempat penyusupan, pelatihan, dan pencurian minyak Suriah dan Irak melalui ISIS.
  10. ISIS sendiri adalah passus AS, Israel, Turki, dan Barat dengan anak buah milisi internasional bayaran yang berkedok ISIS. Tidak ada hubungannya dengan Islam.