Kamis, 04 Februari 2016

Jaman Sebelum Akhir Jaman - Prediksi Nabi Daniel di Injil

Oleh : Angkoso Nugroho 
Daniel 2:31-35
2:31 Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar! Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa, tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan.
2:32 Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga,
2:33 sedang pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat.
2:34 Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk.
2:35 Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.

Yahudi dan Nasrani berkeinginan bahwa Kerajaan Surga yang disimbolkan oleh batu dari langit yang menghancurkan patung Nebukadnezar itu adalah Kerajaan Yahudi atau Nasrani.Namun jika keinginan mereka itu diterapkan dalam patung, Yahudi misalnya dengan Negara Israel saat ini yang didirikan di Tanah Suci pada tahun 1948, maka patungnya tidak akan proporsional, karena akan memiliki kaki yang panjang yang tidak sesuai dengan jalannya kronologis sejarah. Demikian pula dengan Nasrani.

 Ini adalah keinginan Nasrani, bahwa batu dari langit itu adalah Eropa saat ini. Masalahnya jika demikian adalah maka kaki patung itu akan tidak proporsional, jika dilihat dari kronologis sejarah. Akan ada jarak yang panjang antara peradaban Romawi yang hancur pada Tahun 200 s/d 300 SM.

Dan Nabi Danielpun telah meramalkan bahwa akan ada jaman baru setelah itu, yaitu jaman yang dihiasi munculnya binatang-binatang buas di muka bumi, alias, sistem negara modern, demokrasi dan republikan.



Nabi Daniel meramalkan datangnya Muhammad [saw] dengan sebu
tan the Prince of Peace dan Islam sebagai negara yang mengakhiri jaman sebelum akhir jaman dan memulai Akhir Jaman.

Dalam Nubuahnya yang lain, Daniel meramalkan Akhir Jaman yang akan dihiasi oleh binatang-binatang buas yakni negara-negara modern.

Yahudi dan Nasrani pada saat datangnya Kerajaan Kelima, Kerajaan Surga atau Kerajaan Tuhan, sedang dalam keadaan terekseskusi oleh kekuatan-kekuatan pagan/mushrik. Dan mereka tidak mempercayai bahwa Sang Pangeran Kedamaian itu Muhammad dan Kerajaan Tuhan atau negara yang dimaksud adalah negara Medinah [kecuali Nasrani Orthodox yang dipimpin oleh Heraclius di Bizantium]. Lihat gambar infographicnya.

"Mereka tidak berbeda pendapat kecuali ketika kebenaran telah datang" -Quran.

Oleh karena itu Quran telah memprediksi timbulnya aliansi Nasrani Barat dan Yahudi di Akhir Jaman yang akan memerangi tidak hanya Islam namun juga Nasrani Orthodox Timur.

 Dan perang itu masih berlangsung hingga saat ini.
Yang kita tidak temukan di Quran, kita cari di Hadist. Jika tidak ada di Hadist maka selanjutnya ke Injil dan Taurat. NAMUN, jika sudah ditemukan di Quran, tak perlu mencari sumber lain dan tak perlu mengamini sumber lain. Quran menjadi penentu segala sesuatu. Ini yang dimaksud sebagai beriman pada KITAB-KITAB Allah [swt]. Jadi Muslim yang mengharamkan membaca Injil dan Taurat telah melakukan kesalahan besar.

Dengan kata lain, Quran telah meluruskan apa-apa yang telah dikorupsi Nasrani dan Yahudi terhadap kitab-kitab mereka sendiri. Dan kita bisa mengetahui apa-apa yang mereka korupsi. Yesus dan penghalalan riba contohnya.

Ada hal yang tidak di dapat di Quran. Presisi kronologis jaman sebelum akhir jaman. Prediksi di Akhir Jaman berdasarkan karakter aliansi Dajjal. Lokasi Mekah. Dll.

Dan ada pula yang tidak terdapat di Injil dan Taurat namun terdapat di Quran, Yajuj Majuj, Dajjal, terdapat di Quran secara muhkamat atau simbolis.

Jadi aturannya seperti saya sebut di atas, yang kontradiksi dengan Quran kita tidak baca, namun yang tidak kontradiksi dengan Quran, kita wajib baca. Sebagai contoh, dalam Kitab Daniel [Taurat]. agamanya orang Yahudi itu Islam atau monotheism.
Kitab Daniel ini tidak bisa di korupsi, karena Muslim memegang kopiannya ketika mereka menaklukan Persia di bawah Umar Faruk [ra].

Ralat, memegang yang asli, mereka , Yahudi-Nasrani, memegang kopiannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar