Kamis, 03 November 2016

Angkoso Nugroho

Sangsi ekonomi adalah tindakan perang. Dengan melakukannya anda menyatakan perang terhadap negara itu. Oleh karena itu, ketika negara itu menyatakan perang kepadamu, setelah dia melakukan segala upaya untuk menghindari perang, termasuk untuk mundur, untuk hidup tanpa dirimu, menjadi negara swasembada, maka dia berperang untuk mempertahankan dirinya sendiri. Perang menghadapi agresi, adalah perang suci. Jihad di Islam, Visinni Voina [священная война] di Rusia. Tidak, yang dilakukan ISIS adalah agresi bukan Jihad.
Inilah pandangan dari ilmu Hubungan Internasional. Tentu saja Quran yang lebih dulu menyatakannya. Contohnya adalah perang antara Quraish dan Muhammad [saw], telah di mulai ketika Quraish melancarkan sangsi ekonomi kepada Muhammad [saw].
AS melancarkan sangsi ekonomi terhadap Rusia. Dan Rusia telah melakukan segalanya; bernegosiasi dengan Eropa, Asia dan Timur Tengah. Hampir semua menampik Rusia. Rusia bahkan telah mundur dari komunitas dunia, dengan menjadi negara swasembada. AS dan NATO berusaha menghancurkan hal itu dengan menyerang Suriah, sekutu Rusia.
Hal serupa yang merupakan agresi AS antara lain, PD 1, PD2, Vietnam, Serbia [balkanisasi Yugoslavia], Afghanistan, Libya dan Irak.

1 komentar:

  1. Superpower yang harus memimpin dunia untuk damai bukan kekacauan, menyelesaikan urusan dunia berdasarkan dasar umum. Ini adalah kerajaan surga, amanat dari Allah. Dan jadi kasus disebut peradaban barat modern, kanan untuk manusia beradab? Meskipun sangat mengklaim sebagai pendamai dan penampilannya sebagai peradaban terbesar yang pernah ada dalam sejarah manusia, kenyataan mereka, pax britannica dan pax americana adalah monster, binatang, mereka serta sepatu mereka di setiap sudut bumi ini dan tumpah darah, bahkan nimrod (Fir ' aun dan kesombongan Kedua untuk manusia dan Allah] adalah taman kanak-kanak bandingkan kepada mereka. Dan itu akan berakhir, Rusia akan menghancurkan mereka.
    Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: " sesungguhnya aku akan pergi ke suatu tempat patih di bumi. Mereka berkata: " mengapa engkau hendak menjadikan (Khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji engkau dan mensucikan engkau! Allah berfirman: " sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.

    BalasHapus